Latest Games :

Translate

Cari Blog Ini

Latest Post

Minggu, 24 Maret 2013 | 0 komentar



1. TEMULAWAK






        Temulawak (Curcuma xanthorhiza roxb) yang termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia. Namun demikian Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m. Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri.................











RAMUAN OBAT TRADISIONAL ROSELLA




                        HERBAL ROSELLA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL


      Herbal rosella ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, serta agen astrigen. Tanaman herbal ini selain mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah serta mencegah penyakit hati. Ekstrak dari kuncup bunga rosella ternyata juga berfungsi sebagai................















RAMUAN OBAT TRADISIONAL MAHKOTA DEWA



                                 MAHKOTA DEWA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL

        Herbal mahkota dewa dikenal sebagai salah satu tanaman obat tradisional di Indonesia. Bunga mahkota dewa berkhasiat mengobati penyakit antara lain kanker, lever, ginjal serta diabetes. Ekstrak daging buah mahkota dewa berkhasiat sebagai antihistamin, antialergi, bersifat sitotoksik terhadap sel kanker rahim, bersifat hapatoprotektif. Jug amenurunkan kadar gula darah, kadar asam urat dan..................











                         HERBAL SERAI




Herbal SeraiMANFAAT SERAI SEBAGAI HERBAL

          Di kalangan para ibu rumah tangga, Serai atau disebut dengan Sereh sudah sangat familiar karena menjadi salah satu bahan penting untuk memasak.

Penggunaan Serai atau Sereh ini biasanya untuk mengharumkan makanan dan sebagai penyedap rasa. Pertanyannya, apakah hanya itu manfaat Serai ini?
Serai atau dalam bahasa latinnya disebut dengan...............












                                RAMUAN OBAT TRADISIONAL KUMIS KUCING




                                                      KUMIS KUCING SEBAGAI OBAT TRADISIONAL

          Daun kumis kucing mengandung glikosoda orthosiphonium yang berkhasiat melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh, terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal. Kumis kucing sebagai obat tradisional bermanfaat mengobati sejumlah penyakit seperti infeksi ginjal akut, rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta......................................












MENGKUDU




                                             MENGKUDU OBAT HERBAL TRADISIONAL

        Mengkudu merupakan tanaman obat tradisional yang dikenal juga dengan istilah Noni, Pace. Tanaman mengkudu ini mempunyai banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan, serta obat-obatan. Melalui riset yang dilakukan oleh para ilmuwan, mengkudu menunjukkan keunggulan luar biasa. Tanaman ini mengandung berbagai macam vitamin, mineral,enzim, alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah. Daun dan akar mengkudu mengandung...............














Mengenal Herbal Keji Beling




Herbal Keji Beling      Salah satu obat tradisional yang banyak kita jumpai di pekarangan rumah adalah tanaman keji beling. Tanaman ini dapat tumbuh baik di seluruh Indonesia. Umumnya herbal keji beling tumbuh liar. Banyak orang belum mengetahui manfaat tanaman ini. Oleh karena itu, ketika tanaman ini tumbuh subur di halaman langsung dibersihkan karena dianggap mengganggu tanaman lain atau tidak dianggap tidak indah. Berdasarkan uji klinis yang pernah dilakukan, beberapa tumbuhan diyakini bermanfaat sebagai..........













DAUN PEPAYA SEBAGAI RAMUAN OBAT TRADISIONAL



                              DAUN PEPAYA
       Daun pepaya yang berasa pahit ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Selain dapat dijadikan sayuran dan pakan ternak, daun pepaya juga berkhasiat mengobati penyakit antara lain influensa, maag, dyphteria (radang tenggorokan) serta mampu membantu wanita mencara orgasme. Berikut ini beberapa ramuan herbal daun pepaya untuk obat tradisional berbagai macam penyakit:...................






Continue Reading

jenis-jenis tanaman obat dan fungsinya

Jumat, 22 Maret 2013 | 8komentar

1. TEMULAWAK





Temulawak (Curcuma xanthorhiza roxb) yang termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia. Namun demikian Penyebaran tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Karakteristik Temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang. Mulai dari pangkalnya sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tinggi tanaman antara 2 m s/d 2,5 m. Daunnya panjang bundar seperti daun pisang yang mana pelepah daunnya saling menutup membentuk batang. Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750 m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa dipanen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri

daun menguning seperti mau mati. Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas. temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh. Dengan banyak manfaat yang nyata secara medis tersebut maka pemerintah mencanangkan “Gerakan Minum Temulawak” sejak 2 tahun yang lalu.

2. KUNYIT




Manfaat Tanaman Obat Kunyit. Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuh subur dan liar disekitar hutan/bekas kebun. Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, ada juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Di daerah Jawa, kunyit banyak digunakan sebagai ramuan jamu karena berkhasiat menyejukkan, membersihkan, mengeringkan, menghilangkan gatal, dan menyembuhkan kesemutan. Manfaat utama tanaman kunyit, yaitu: sebagai bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik, bahan bumbu masak, peternakan dll. Disamping itu rimpang tanaman kunyit itu juga bermanfaat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba, pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih darah.

3. KEJI BELING



Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”, sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan “remek daging”, “reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”. Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai obat disentri, diare (mencret) dan obat batu ginjal serta dapat juga sebagai penurun kolesterol. Daun tanaman ini selain direbus untuk diminum airnya, juga dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur. Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut. Untuk mengatasi diare (mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya untuk mengobati batu ginjal. Daun keji beling juga dapat mengatasi kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap hari. Demikian pula untuk mengobai penyakit lever (sakit kuning), ambien (wasir) dan maag dengan cara dimakan secara teratur.

4. SAMBILOTO


Sambiloto (Andrographis paniculata), adalah sejenis tanaman herba dari famili Acanthaceae, yang berasal dari India dan Sri Lanka. Sambiloto juga dapat dijumpai di daerah lainnya, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, serta beberapa tempat di benua Amerika. Genus Andrographis memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang berkhasiat medis, salah satunya adalah Andrographis paniculata (sambiloto). Daun sambiloto banyak mengandung senyawa Andrographolide, yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911. Andrographolide memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim metabolik tertentu. Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis. Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan India kuno yang mencantumkan sambiloto sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut dengan nama Kalmegh pada Ayurveda. Selain berkhasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya, yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent kinase 4).



5. HANDEULEUM


HANDEULEUM (Graptopthyllum pictum [L.] Griff) Khasiat dan cara pengobatan: Wasir: 10 g daun handeuleum segar dicuci bersih lalu direbus dalam 2 gelas air sampai air rebusan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum air rebusan pagi dan sore masing-masing ½ gelas. Memar: kulit batang dibersihkan lalu ditumbuk halus kemudian dibalurkan dan dibalut dengan perban pada daerah yang memar. Ganti 2 kali sehari. Sembelit: cuci 7 lembar daun lalu rebus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus.

6. JAHE


Umbi jahe mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan. Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Berbagai manfaat jahe yang secara tradisional sudah dikenal luas adalah seperti berikut ini: Masuk angin Ramuan: Ambil jahe yang tua sebesar ibu jari, cuci bersih dan memarkan lalu direbus dengan air dua gelas, tambahkan gula aren secukupnya . Didihkan lebih kurang 1/4 jam. Angkat dan minum hangat-hangat. Sakit kepala atau migrain (sakit kepala sebelah) Ramuan: Ambil jahe seibu jari, bakar lalu memarkan. Seduh dengan segelas air dan beri sedikit gula aren, minum sekaligus. Minum tiga kali sehari. Mencegah mabuk kendaraan Ramuan: Ambil jahe seibu jari, cuci dan iris tipis-tipis, lalu rebus dengan segelas air. Diminum hangat-hangat sebelum naik kendaraan. Terkilir Ramuan: Ambil jahe lebih kurang dua ruas. Cuci bersih lalu parut, tambahkan sedikit garam. Balurkan ramuan ini pada anggota tubuh yang terkilir. Lakukan dua kali sehari.

7. TEMPUYUNG


Tempuyung (Sonchus arvensis L) termasuk tanaman terna menahun yang biasanya tumbuh di tempat-tempat yang ternaungi. Daunnya hijau licin dengan sedikit ungu, tepinya berombak, dan bergigi tidak beraturan. Di dekat pangkal batang, daun bergigi itu terpusar membentuk roset dan yang terletak di sebelah atas memeluk batang berselang seling. Daun berombak memeluk batang inilah yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal. Di dalam daun tersebut terkandung kalium berkadar cukup tinggi. Kehadiran kalium dari daun tempuyung inilah yang membuat batu ginjal berupa kalsium karbonat tercerai berai, karena kalium akan menyingkirkan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat, oksalat, atau urat yang merupakan pembentuk batu ginjal. Endapan batu ginjal itu akhirnya larut dan hanyut keluar bersama urine. Untuk menggunakannya sebagai obat diperlukan lima lembar daun tempuyung segar. Setelah dicuci bersih, daun diasapkan sebentar. Daun tersebut dimakan sekali habis sebagai lalap bersama nasi. Dalam sehari kita bisa memakan lalap itu sebanyak tiga kali

8. BAWANG PUTIH


Bawang putih (Allium sativum) adalah herba semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari. Batangnya batang semu dan berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Daunnya berbentuk pita (pipih memanjang), tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar 1,5 cm. Berakar serabut. Bunganya berwarna putih, bertangkai panjang dan bentuknya payung. Bawang putih dapat digunakan untuk pengobatan alternatif sebagai berikut : a. Bawang putih Flu dan Batuk. Kandungan sulfur yang terkandung dalam bawang putih membuatnya memiliki bau dan rasa yang khas dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, yang membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir. Bawang putih mentah mengandung phytochemical yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit. Bagaimana cara memanfaatkannya? Makanlah bawang putih sebanyak-banyaknya segera setelah anda merasa sakit atau tambahkan bawang putih pada masakan. Anda juga dapat membuat obat batuk dengan resep ini : Hancurkan bawang dan masukan ke dalam susu dingin di dalam panci, lalu panaskan sekitar 1-2 menit, dan minum hangat-hangat. b. Bawang Putih dan Kolesterol Sekarang ada lebih dari 12 studi yang dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa bawang putih dalam berbagai bentuk dapat menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bawang ini dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung. Salah satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa bawang putih merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawata c. Bawang Putih dan Kanker Bawang juga mempunyai kandungan untuk memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun, termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker beberapa penelitian epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar. Untuk memastikan bahwa anda akan mendapatkan hasil yang maksimal, peneliti dari Penn State Unipersity merekomendasikan untuk membiarkan dulu potongan atau tumbukan bawang selama paling sedikit 10 menit, memberi waktu bawang itu membentuk kandungan-kandungan yang membantu memerangi kanker.

9. BELIMBING WULUH



Blimbing Wuluh menyebuhkanGusi berdarah v Mengkonsumsi buah belimbing wuluh baik segar maupun manisan secara rutin tiap hari v Dua buah belimbing wuluh dimakan tiap hari Blimbing Wuluh sebagai Obat Gondongan v 1/2 genggam daun belimbing wuluh ditumbuk dgn 3 bawang putih. Kompreskan pada bagian yg gondongan. v 10 ranting muda belimbing wuluh berikut daun dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yg sakit. Blimbing Wuluh sebagai Obat Rematik v Segenggam daun belimbing wuluh dicuci tumbuk sampai halus tambahkan kapur sirih gosokkan ke bagian yg sakit. v 100 gr daun muda belimbing wuluh 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus tambahkan cuka secukup sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yg sakit. v 5 buah belimbing wuluh 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.) 15 biji cengkeh 15 butir lada hitam dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai utk menggosok dan mengurut bagian tubuh yg sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Blimbing Wuluh sebagai Obat Sariawan v 10 kuntum bunga belimbing wuluh asam jawa gula aren direbus dgn 3 gelas air sampai air tinggal 3/4 saring minum 2 kali sehari. v Segenggarn bunga belimbing wuluh gula jawa secukup dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring dipakai utk membersihkan mulut dan mengoles sariawan. v 2/3 genggam bunga belimbing wuluh dicuci lalu direbus dgn 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sehari 3 kali 3/4 gelas. 3 buah belimbing wuluh 3 butir bawang merah 1 buah pala yg muda 10 lembar daun seriawan 3/4 sendok teh adas 3/4 jari pulosari dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn 3 sendok makan minyak kelapa diperas lalu disaring. Dipakai utk mengoles luka-luka akibat sariawan 6-7 kali sehari. Blimbing Wuluh sebagai Obat Sakit gigi v Lima buah belimbing wuluh setelah dicuci bersih dikunyah dgn garam. Ulangi beberapa kali sampai hilang rasa sakitnya. Blimbing Wuluh sebagai Obat Pagel linu v Satu genggam daun belimbing wuluh yg masih muda 10 biji cengkeh 15 biji lada digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yg sakit Blimbing Wuluh sebagai Obat Penghilang Panu v Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus tambahkan kapur sirih sebesar biji asam diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai utk menggosok kulit yg terserang panu. Lakukan 2 kali sehari


10. BELUNTAS



Beluntas merupakan tanaman perdu tegak, berkayu, bercabang banyak, dengan tinggi bisa mencapai dua meter. Daun tunggal, bulat bentuk telur, ujung runcing, berbulu halus, daun muda berwarna hijau kekuningan dan setelah tua berwarna hijau pucat serta panjang daun 3,8-6,4 cm. Tumbuh liar di tanah dengan kelembaban tinggi; di beberapa tempat di wilayah Jawa Barat tanaman ini digunakan sebagai tanaman pagar dan pembatas antar guludan di perkebunan. Beberapa daerah di Indonesia menyebut nama beluntas dengan nama yang berbeda seperti baluntas (Madura), Luntas (Jawa Tengah), dan Lamutasa (Makasar). Secara tradisional daun beluntas digunakan sebagai obat untuk menghilangkan bau badan, obat turun panas, obat batuk, dan obat diare. Daun beluntas yang telah direbus sangat baik untuk mengobati sakit kulit. Disamping itu daun beluntas juga sering dikonsumsi oleh masyarakat sebagai lalapan. Adanya informasi secara tradisional dari masyarakat yang telah lama memanfaatkan daun beluntas sebagai salah satu tanaman obat mendorong para peneliti untuk mengadakan berbagai penelitian guna membuktikan khasiatnya secara ilmiah. Pada tulisan ini akan dicoba pemaparan dua penelitian pemanfatan daun beluntas dalam bentuk ekstrak sebagai komponen antibakteri dan minyak atsiri sebagai zat antioksidan

11. ALPUKAT



Buah alpukat kaya vitamin A dan karoten yang baik. Demikian juga dengan mineral kalium dan rendah natrium. Dilaporkan, makanan yang kadar kaliumnya tinggi dan natriumnya rendah adalah makanan yang sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Menurut dr Samuel Oetoro, SpGK, ahli gizi dari Semanggi Spesialis Clinic, orang yang menderita diabetes sangat disarankan untuk mengonsumsi buah alpukat. Buah alpukat juga bisa dimanfaatkan untuk kecantikan, misalnya saja, mengatasi tumit pecah-pecah atau kulit kering dengan cara diblender dan dijadikan masker. Potongan buah alpukat yang diiris tipis-tipis mirip lempengan juga bisa digunakan untuk mengatasi mata lelah dan sembab. Sementara itu, alpukat yang sudah dihaluskan dan dicampur dengan jeruk bisa dimanfaatkan sebagai penghitam rambut. Caranya, alpukat yang sudah halus tadi dibalurkan pada rambut, lalu ditutup dengan topi mandi selama satu jam. Setelah itu keramas dengan sampo. Dengan berbagai khasiat yang dimiliki buah lezat ini, rasanya kita perlu membiasakan diri untuk memasukkan buah ini dalam daftar menu sehari-hari, baik itu sebagai jus, salad, maupun minuman segar.

12. BUNGA KENOP


Bunga Kenop ditanam di pekarangan dan di tanam sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang yang cukup mendapat sinar matahari. Tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis ini dapat ditemukan pada ketinggian 1-1.300 m dpl. Rasanya manis, sifatnya netral. Bunga kenop berkhasiat sebagai obat batuk, obat sesak napas, peluruh dahak dan obat radang mata. Kandungan Kimianya yaitu Gomphrenin I, Gomphrenin II, Gomphrenin III, Gomphrenin V, Gomphrenin VI dan amarathin. KAndungan minyak asiri, flavon atau saponin mempunyai khasiat sebagai peluruh dahak. Bagian yang digunakan adalah bunga atau seluruh herba segar atau herba kering. Indikasi: o Bunga berkhasiat untuk pengobatan o Batuk rejan (pertusus), o TB Paru disertai batuk darah, o Sesak napas (Asma Bronkial), o Radang saluran napas akut dan menahun, o Radang mata, o Sakit Kepala, o Panas dan kejang pada anak karena gangguan hati, mimpi buruk pada anak, o Disentri, dan o tidak lancar buang air kecil

13. BROKOLI




kandungan vitamin C pada brokoli jumlahnya lebih banyak daripada jeruk Kandungan kalsium brokoli juga lebih besar dibandingkan segelas susu, dan brokoli juga diketahui mengandung lebih banyak serat daripada sepotong roti gandum Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, bisa dimakan mentah, ditumis, dicampur sebagai salah satu bahan sop atau dikukus sebagai lalapan. Meningkatkan daya kerja otak Peneliti dari Royal Pharmaceutical Society membuktikan bahwa brokoli mengandung senyawa yang mirip dengan obat-obatan penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah bentuk dementia (berkurangnya ingatan) yang paling umum dijumpai di kalangan orang tua yang disebabkan oleh enzim acetylcholinesterase. Brokoli dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat.

14. CENGKEH




Cengkeh adalah kuntum bunga kering yang dihasilkan dari pohon cengkeh, pohon cengkeh banyak tumbuh di daerah tropis, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil cengkeh. Tanaman banyak dihasilkan di daerah Maluku. Cengkeh dewasa ini sebagian besar di manfaatkan untuk penyedap makanan sedangkan pemanfaatan untuk kesehatan sudah dikenal selama berabad-abad. Di Cina cengkeh sudah dimanfaatkan untuk menghilangkan bau mulut lebih dari 2000 tahun yang lalu, pada saat itu Kaisar sampai menyarankan apabila rakyatnya ingin bertemu beliau harus mengunyah cengkeh terlebih dahulu sehingga pada saat bicara akan tercium aroma yang harum. Bahkan cengkeh di Cina dan Persia juga dianggap bisa merangsang pitalitas seksual. Cengkeh berkhasiat sangat kuat untuk obat karena dapat merangsang. Anti bakteri, anti virus dan anti septic. Setelah diolah menjadi minyak Cengkeh dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan rasa sakit untuk penderita sakit gigi karena kandungan senyawa yang terkandung didalamnya dapat membantu sirkulasi peredaran darah dan dan merangsang kulit apabila dioleskan langsung pada kulit. Bersama ini diinformasikan beberapa manfaat Cengkeh untuk pengobatan, diantaranya : • Merangsang aromatik pernapasan : Dimanfaatkan untuk mengatasi mual, muntah-muntah, perut kembung, lemas dan gangguan pencernaan. Minyak cengkeh juga dapat dimanfaatkan sebagai pembasmi kuman yang ampuh dan penyembuh luka serta dapat melegakan tenggorokan. Cengkeh banyak dimanfaatkan sebagai obat secara nyata diantaranya digunakan untuk melindungi dari masuk angin dan perut kembung. Membantu merangsang sirkulasi darah dan mengatur suhu tubuh. • Gangguan Pencernaan : Cengkeh dapat merangsang produksi enzymatic dan meningkatkan berfungsinya percernaan. Cengkeh digunakan dalam mengatasi permasalahn lambung, sakit perut dan gangguan pada pencernaan. Adapun cara pembuatanya obat untuk mengatasi muntah-muntah, sakit perut dan tenggorokan adalah dengan menghaluskan cengkeh dan dicampur madu kemudian dimimum. • Kolera : Cengkeh sangat ampuh untuk mengatasi kolera karena dapat memperkuat lendir usus dan lambung serta menambah jumlah darah putih, adapun caranya dengan mengambil 4 gram kuntum cengkeh dan 3 gelas air kemudian di rebus sampai menjadi setengahnya. • Asma : Untuk pengobatan obat asma caranya dengan mengambil 6 kuntum cengkeh dicampur 30 ml air dan sedikit madu, lakukan hal tersebut 3 kali sehari. • Sakit Gigi : Untuk pemanfaatan mengatasi sakit gigi caranya Sangrai 10 butir cengkeh sampai hangus. Giling sampai halus, masukkan kelubang gigi secukupnya, lalu tutup dengan kapas. Lakukan 2 kali sehari. Cara lain: sumbat gigi yang berlubang dengan kapas yang telah ditetesi minyak cengkeh. • Sakit Telinga : Untuk mengatasinya caranya dengan mengoleskan minyak cengkeh ke telinga yang terasa sakit dengan menggunakan katembat. • Sakit Kepala : Untuk mengatasi sakit kepala caranya dengan mencampurkan cengkeh, garam dan susu, karena sifat garam dapat menyerap cairan dan menurunkan tekanan darah. • Sirkulasi Darah : Minyak Cengkeh bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda, dengan meningkatkan sirkulasi darah akan menurunkan suhu tubuh.

15. DAUN DEWA




Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada ketinggian 0-1.000 meter di atas permukaan laut. Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm. Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung lancip. Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih. Warna permukaan daun di bagian atas hijau tua, sedangkan di bawahnya berwarna hijau muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang, berwarna kuning berbentuk bonggol. Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun. Daun dewa mengandung zat saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin. Efek farmakologis didapatkan dari seluruh tanaman. daun dewa juga bisa mengatasi kejang pada anak dan beberapa jenis pendarahan. Untuk mengatasi luka terpukul, tak datang haid, pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk, dan muntah darah seluruh tanaman daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya diminum. Bila anak-anak mengalami kejang beri minum air dari satu batang daun dewa. Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor. Untuk kutil haluskan daun dan ditempelkan pada bagian yang sakit dan biarkan hingga keesokkan harinya. Untuk mengatasi tumor, silakan makan daun dewa sebagai lalap. Untuk kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.

16. DELIMA


Delima kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Penelitian medis telah menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi jus delima setiap hari dapat merasakan berbagai keuntungan, yakni kadar kolesterol menurun, memeroleh vitamin C lebih banyak, serta aliran darah ke jantung meningkat. Ini berarti jus delima juga efektif untuk menjaga jantung supaya tetap sehat dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Sebagai minuman, jus delima juga dapat mencegah dan memperlambat efek penyakit Alzheimer, menurunkan tekanan darah, menjaga agar arteri tidak tersumbat oleh penumpukan plak, mencegah kerusakan tulang rawan, dan menjaga kesehatan gigi

17. CIPLUKAN


SINONIM: Nama Latin : Physallis angulata Linn. Atau physallis minima Linn Nama Daerah : keceplokan, nyornyoran, cecenet, cecendet KLASIFIKASI : Bangsa : Solonales Suku : Solonaceae Marga : Physallis Jenis : Physallis peruviana L KEGUNAAN : Dalam pengobatan Alternatif Herbal Influenza, Sakit tenggorok, Batuk rejan, Bronchitis, Gondongan, Pembekakan buah pelir, Bisul, Borok, Kencing manis, Sakit paru – paru, Ayan, Pembekakan prostate.

18. JAMBU BIJI



Penyakit Yang Dapat Diobati : Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru; Pemanfaatan : 1. Diabetes Mellitus Bahan: 1 buah jambu biji setengah masakCara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untukdiambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore 2. Maag Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore. 3. Sakit Perut (Diare dan Mencret) Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore. 4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.Cara menggunakan:dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,airnya ditelan dan ampasnya dibuang. 5. Masuk Angin Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari. 6. Beser (sering kencing) berlebihan Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

19. JERUK NIPIS



Jeruk nipis punya banyak manfaat. Selain menjadi minuman yang menyegarkan, buah yang sudah dikonsumsi ribuan tahun yang lalu ini juga bisa mencegah daan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Memang ada begitu banyak jeruk, antara lain jeruk keprok, jeruk manis, jeruk sitrun, jeruk sambal, jeruk nipis, jeruk mandarin, dan masih banyak lagi yang lainnya. Akan tetapi, dari segi manfaat tidak ada satu pun yang menyamai jeruk nipis. Jeruk nipis merupakan tumbuhan perdu dengan banyak cabang. Tingginya bisa mencapai enam meter. Daunnya berbentuk bulat telur dan bertangkai. Bunganya berbentuk bintang berwarna putih. Batangnya berkayu keras dan biasanya berbuah setelah 2,5 tahun. Buahnya berbentuk bulat dengan permukaan yang licin, berkulit tipis, dan berwarna hijau kekuningan jika sudah tua. Tanaman ini diduga berasal dari daerah India sebelah utara. Buah jeruk nipis mengandung banyak air dan vitamin C yang tinggi. Daun, buah, dan bunganya, mengandung minyak terbang limonin dan linalool. Biasanya jeruk nipis tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah yang banyak terkena sinar matahari. Masyarakat di Belanda terutama yang berdiam di kota-kota besar seperti Amsterdam, Den Haag, dan Rotterdam, telah mengenal manfaat jeruk nipis sejak beberapa abad lalu. Begitu pula masyarakat di Amerika Serikat. Mereka mulai mengenal manfaat jeruk nipis sejak zaman Indian kuno. Ohio State Biotechnology Centre di kota Columbus, Ohio, Amerika Serikat, pernah melakukan penelitian terhadap jeruk nipis. Hasilnya, jeruk nipis kaya akan vitamin dan mengandung sejumlah mineral. Jeruk nipis yang berkhasiat adalah jeruk nipis yang masih segar, berkulit tipis, serta berwarna hijau kekuningan. Selain buah, akar, daun, dan bunga jeruk nipis sering digunakan sebagai obat. Menurut dr Prapti Utami, buah jeruk nipis mengandung beberapa zat yang bermanfaat bagi tubuh, antara lain, asam sitrun, glukosa, lemak, minyak atsiri, vitamin C, kalsium, fosfor, belerang, dan asam amino. “Banyaknya kandungan yang terdapat pada jeruk nipis membuat buah ini banyak digunakan sebagai obat, Minyak atsiri daun jeruk nipis dapat menghambat pertumbuhan staphylococcus aureus (kuman pada kulit). Air jeruk nipis dapat digunakan sebagai obat kumur pada penderita sakit tenggotokan. Bau harumnya membuat enak, sedap ketika kita berkumur. Kulitnya, bila ditahan di dalam mulut, bisa mengharumkan atau mengurangi bau mulut tak sedap dan mengatasi radang karena mengandung zat asam yang dapat mematikan kuman. Karena berbagai kandungnan minyak dan zat yang ada di dalamnya, jeruk nipis juga dimanfaatkan untuk mengatasi disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyang-anyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung.

19. JARAK BALI



Nama Lokal : Jarak batang gajah. Penyakit Yang Dapat Diobati : Demam, bengkak terpukul, digigit ular biasa. Pemanfaatan : BAGIAN YANG DIPAKAI: Seluruh tanaman KEGUNAAN: – Demam – Bengkak terpukul – Digigit ular berbisa PEMAKAIAN: Untuk minum: 10-15 g direbus. Ampasnya digunakan untuk ditempelkan pada tempat yang sakit. Komposisi : SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Manis, pahit, dingin. Menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan pembengkakan, menghilangkan racun dan membersihkan panas.

20. JATI BELANDA



JATI BELANDA ( Guazuma ulmifolia Lamk ) SINONIM : Nama Latin : G. tomentosa Kunth.Sun Nama Daerah : Jati londo atau jati sabrang KLASIFIKASI : Bangsa : Malvales Suku : Sterculiaceae Marga : Guazuma Jenis : Guazuma ulmifolia Lamk. KEGUNAAN Dalam pengobatan Alternatif HerbalDiare, Sakit perut, Kolera, Penyembelit, Menguruskan badan, Adstringens, Batuk, Perut kembung, Rasa sesek lambung.

21. KEMUNING



Contoh Pemakaian Kemuning Untuk Obat : 1. Bisul, Akar kemuning kering sebanyak 30 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. 2. Rematik, keseleo, memar, Akar kemuning kering sebanyak 15 – 30 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan arak dan air masing-masing 1 1/2 gelas, lalu direbus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing gelas. 3. Memar, Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus.Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar. 4. Nyeri rematik sendi, Akar kemuning dan akar tembelekan (Lantana camara) dicuci, tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong seperlunya lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam/ Semua bahan tersebut lalu ditim. Hangat-hangat lalu airnya diminum sekaligus. 5. Sakit gigi, Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar diteteskan ke dalam gigi yang berlubang. 6. Melangsingkan badan, Daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) masing-masing segenggam penuh dan temu giring sebanyak 1/2 jari kelingking ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan. 7. Radang buah zakar, Daun kemuning segar sebanyak 60 g dan herba sambiloto sebanyak 35 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh. 8. Infeksi saluran kencing, Daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. 9. Datang haid tidak teratur, Daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis) masing-masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. 10. Kulit kasar, Daun kemuning segar sebanyak 30 g dicuci lalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan air bersih 1 gelas sambil diaduk rata. Bahan tersebut lalu dilulurkan pada kulit sebelum tidur.

22. KEMBANG KERTAS




Walaupun tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India. Tarikan mempesona bunga ini menjadi perbincangan penduduk di negara kita karena terkesan dengan bentuknya dan warnanya yang menarik hati. Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna. Sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan sempurna mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.

23. KUMIS KUCING



Kumis kucing merupakan tanaman obat berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti: kidney tea plants/java tea (Inggris), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koneng (Madura). Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia. Nama daerah: Kumis kucing (Melayu – Sumatra), kumis kucing (Sunda), remujung (Jawa), se-salaseyan, songkot koceng (Madura). Spesies kumis kucing yang terdapat di Pulau Jawa adalah O. aristatus, O.thymiflorus, O. petiolaris dan O. tementosus var. glabratus. Klon kumis kucing yang ditanam di Indonesia adalah Klon berbunga putih dan ungu. Daun kumis kucing basah maupun kering bermanfaat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untu pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit syphilis.

24. KENCUR



Kencur adalah istilah Jawa untuk rimpang jenis panggilan, jika masyarakat Aceh disebut Ceuko, nama ilmiahnya adalah Kaempferia galangal. Dia termasuk kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan sebagainya. Seperti saudaranya, nama lain yang masih saudara, kencur punya kemiripan di sana-sini tanpa pertumbuhan batang dan membentuk rimpang di dalam tanah. Rimpang ini adalah bagian tubuh yang paling penting, karena keuntungan. Kencur tanaman dapat hidup di mana saja, selama tanah gembur dan subur, dengan sedikit teduh. Dengan melakukan proses penyulingan maka dari kencur tersebut akan menghasilkan minyak Atsiri, Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung lebih dari 23 jenis senyawa. Tujuh di antaranya mengandung senyawa aromatik, monoterpena, dan seskuiterpena. Kandungan kimia yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah: • pati (4,14%) • mineral (13,73%) • minyak astiri (0,02%) • berupa sineol • asam metal kanil • penta dekaan • asam cinnamic • ethyl aster • asam sinamic • borneol • kamphene • paraeumarin • asam anisic • alkaloid, dan • gom Dengan kandungan zat kimia tersebut maka banyak dimanfaatkan sebagai obat, berikut adalah cara pemanfaatan kencur berdasarkan penyakit yang dapat diatasinya : Influenza pada Bayi Komposisi: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan dua lembar daun kemukus (lada berekor/cubeb). Cara menyajikan : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat. Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan diseputar hidung. Sakit Kepala Komposisi: 2-3 lembar daun kencur. Cara menyajikan :daun kencur ditumbuk sampai halus. Cara menggunakannya: dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi. Keseleo Komposisi: 1 potong rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air. Cara menyajikan : kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi air secukupnya. Cara menggunakan: dioleskan/digosokkan pada bagian yang keseleo sebagai bedak. Menghilangkan lelah Komposisi: 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah. Cara menyajikan :semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring Cara menggunakan: diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya. Radang Lambung Komposisi: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara menyajikan :kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah. Cara menggunakan: ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh. Batuk a. Komposisi: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara menyajikan :kencur diparut, kemudia ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cari menggunakan: diminum dengan ditambah garam secukupnya. b. Komposisi: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara menyajikan :kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah. Cara menggunakan: airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi secara rutin. Memperlancar Haid Komposisi: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya. Cara menyajikan :kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum sekali sehari 2 cangkir.

25. Manggis

MANFAAT TANAMAN Buah manggis dapat disajikan dalam bentuk segar, sebagai buah kaleng, dibuat sirop/sari buah. Secara tradisional buah manggis adalah obat sariawan, wasir dan luka. Kulit buah dimanfaatkan sebagai pewarna termasuk untuk tekstil dan air rebusannya dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Batang pohon dipakai sebagai bahan bangunan, kayu bakar/ kerajinan
Continue Reading

khasiat buah rosella

Jumat, 15 Maret 2013 | 0 komentar



RAMUAN OBAT TRADISIONAL ROSELLA




HERBAL ROSELLA


HERBAL ROSELLA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL


Herbal rosella ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, serta agen astrigen. Tanaman herbal ini selain mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah serta mencegah penyakit hati. Ekstrak dari kuncup bunga rosella ternyata juga berfungsi sebagai
Continue Reading

khasiat mahkota dewa

| 1komentar



RAMUAN OBAT TRADISIONAL MAHKOTA DEWA




HERBAL MAHKOTA DEWA


MAHKOTA DEWA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL

Herbal mahkota dewa dikenal sebagai salah satu tanaman obat tradisional di Indonesia. Bunga mahkota dewa berkhasiat mengobati penyakit antara lain kanker, lever, ginjal serta diabetes. Ekstrak daging buah mahkota dewa berkhasiat sebagai antihistamin, antialergi, bersifat sitotoksik terhadap sel kanker rahim, bersifat hapatoprotektif. Jug amenurunkan kadar gula darah, kadar asam urat dan
antioksidan.


HERBAL MAHKOTA DEWA UNTUK MENGOBATI DIABETES MELLITUS
Bahan
5 – 6 buah mahkota dewa diiris
5 gelas air
Cara Membuat
Rebus hingga tinggal 3 gelas, saring.
Minum 3 x 1 hari, tiap minum 1 gelas.


HERBAL MAHKOTA DEWA UNTUK MENGOBATI HEPATITIS
Bahan
5 g daging buah mahkota dewa kering
15 g pegagan
10 g sambiloto kering
15 g daun dewa
5 gelas air
Cara Membuat
Rebus semua bahan hingga tinggal 3 gelas, saring.
Minum 3 x 1 hari, tiap minum 1 gelas.


HERBAL MAHKOTA DEWA UNTUK MENGOBATI KANKER DAN TUMOR
Bahan
5 g daging buah mahkota dewa kering
15 g temu putih
10 g sambiloto kering
15 g cakar ayam kering
5 gelas air
Cara Membuat
Rebus semua bahan hingga tinggal 3 gelas, saring.
Minum 3 x 1 hari sebelum makan, tiap minum 1 gelas.


HERBAL MAHKOTA DEWA UNTUK MENGOBATI REMATIK DAN ASAM URAT
Bahan
5 g daging buah mahkota dewa
15 g akar sidaguri
10 g sambiloto kering
5 gelas air
Cara Membuat
Rebus semua bahan hingga tinggal 3 gelas, saring.
Minum 3 x 1 hari sebelum makan, tiap minum 1 gelas.


HERBAL MAHKOTA DEWA UNTUK MENGOBATI DISENTRI
Bahan
5 g kulit buah mahkota dewa kering
2 gelas air
Cara Membuat
Rebus sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan, saring dan minum airnya sekaligus.
Minum 2-3 kali sehari.


HERBAL MAHKOTA DEWA UNTUK MENGOBATI EKSIM, GATAL - GATAL
Bahan
Daun mahkota dewa segar secukupnya
Cara Membuat
Giling sampai halus
Tempelkan pada bagian yang sakit, lalu balut
Ganti 2-3 kali sehari.
Continue Reading

khasiat serai

| 0 komentar



HERBAL SERAI



Herbal Serai


HERBAL SERAI

MANFAAT SERAI SEBAGAI HERBAL

Di kalangan para ibu rumah tangga, Serai atau disebut dengan Sereh sudah sangat familiar karena menjadi salah satu bahan penting untuk memasak.

Penggunaan Serai atau Sereh ini biasanya untuk mengharumkan makanan dan sebagai penyedap rasa. Pertanyannya, apakah hanya itu manfaat Serai ini?

Serai atau dalam bahasa latinnya disebut dengan Andropogon nardus ini ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Daun serai mengandung minyak atsiri yang terdiri dari
sitrat, sitronelol, a-pinen, kamfen, sabinen, mirsen, felandren beta, p-simen, limonen, cis-osimen, terpinol, sitronelal, borneol, terpinen -4-ol, a-terpineol, geraniol, farnesol, metilheptenon, n-desialdehida, dipenten, metil heptanenon, bornilasetat, geranilformat, terpinil astet, sitronil asetat, geranil asetat, beta-elemen, beta-kariofilen, beta-bergamoten, trans-metilsoeugenol, beta-kadinen, elemol, kariofilen oksida. Senyawa lain adalah geranial, geranil butirat, lomonen, eugenol dan metileugenol.

Serai atau sereh adalah salah satu jenis rempah-rempah. Serai atau sereh adalah golongan rempah-rempah jenis rumput-rumputan yang selain bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur juga bisa dimanfaatkan untuk tanaman Herbal.

Berikut ini beberapa manfaat serai bagi kesehatan :

SERAI MENGANDUNG ZAT ANTI-MIKROBA DAN ANTI-BAKTERI

Penelitian menunjukkan, serai memiliki kandungan zat anti-mikroba dan anti-bakteri. Kandungan tersebut berguna khususnya dalam mengobati infeksi pada lambung, usus, saluran kemih dan luka. Belakangan, Serai juga banyak dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti infeksi kulit, tipus, keracunan makanan, dapat juga meredakan bau badan.

HERBAL SERAI UNTUK MENCEGAH PENYAKIT KANKER

Ada penelitian yang menjelaskan bahwa setiap 100 gram Serai mengandung zat antioksidan untuk mencegah penyakit kanker. Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University Gurion di Israel menemukan bahwa dalam Serai ada senyawa yang dapat mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.

HERBAL SERAI UNTUK MENGOBATI GANGGUAN PENCERNAAN

Serai sangat bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, masuk angin, mengurangi gas dari usus, diare.

HERBAL SERAI UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH

Serai juga banyak dimanfaatkan untuk mengurangi tekanan darah serta merangsang sirkulasi darah. Dengan mengonsumsi minuman yang mengandung Serai setiap harinya maka akan sangat membantu dalam menurunkan hipertensi.

HERBAL SERAI UNTUK DETOKSIFIKASI

Serai juga sangat baik untuk detoksifikasi tubuh dengan cara meningkatkan jumlah buang air kecil. Hal tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk membuat seluruh organ pencernaan seperti hati, pankreas, ginjal, juga kandung kemih bersih dan sehat karena beragam racun akan tersingkir.

HERBAL SERAI DAN MANFAATNYA PADA SISTEM SARAF

Minyak esensial yang mengandung Serai juga dapat bermanfaat untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Hal itu disebabkan minyak Serai tersebut akan memberikan efek yang menghangatkan, melemaskan otot, dan meredakan kejang-kejang.

HERBAL SERAI SEBAGAI ANALGESIK

Serai juga dapat meringankan semua jenis peradangan dan iritabilitas yang berhubungan dengan rasa sakit dan nyeri seperti nyeri sendi, nyeri otot, sakit gigi, dll.

HERBAL SERAI SEBAGAI DIURETIK

Serai juga diketahui berkhasit sebagai diuretik, pereda kejang dan antirematik. Salah satu resep sederhana pemanfaatan serai adalah dengan cara merebusnya untuk membantu mengatasi gejala batuk. Sebanyak 5 gram akar serai dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Lalu minumlah air rebusan serai tersebut dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas pagi dan sore.

Herbal Serai untuk memperindah kulit
Penggunaan daun Serai juga sudah terjadi dalam bidang kosmetik yang digunakan untuk memperindah kulit. Efek dari penggunaan kosmetik yang mengandung daun Serai adalah dapat menghilangkan jerawat dan berfungsi juga sebagai penyegar.

HERBAL SERAI UNTUK KESEHATAN WANITA

Serai juga biasanya dimanfaatkan oleh wanita untuk meredakan rasa nyeri ketika haid dan meredakan timbulnya rasa mual. Dengan banyaknya fungsi Serai ini, diharapkan bisa memperluas penggunaan Serai sebagai herbal, bukan hanya dijadikan sebagai bumbu masakan.
Continue Reading

khasiat kumis kucing

| 0 komentar


RAMUAN OBAT TRADISIONAL KUMIS KUCING
Continue Reading

khasiat buah mengkudu

| 0 komentar

                                                               MENGKUDU

                                        MENGKUDU OBAT HERBAL TRADISIONAL

Mengkudu merupakan tanaman obat tradisional yang dikenal juga dengan istilah Noni, Pace. Tanaman mengkudu ini mempunyai banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan, serta obat-obatan. Melalui riset yang dilakukan oleh para ilmuwan, mengkudu menunjukkan keunggulan luar biasa. Tanaman ini mengandung berbagai macam vitamin, mineral,enzim, alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah. Daun dan akar mengkudu mengandung asam amino utuh yang merupakan sumber  protein utama. Kadar air buah mengkudu sekitar 52%.
Buah mengkudu mengandung senyawa-senyawa yang sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk kesehatan tubuh, dianyatanya senyawa-senyawa terpenoid, zat antibakteri, asam, scopoletin, zat antikanker (damnacanthal), xorinine, proxeronine, serta zat pewarna merah (morindon dan morindin).



                               MENGKUDU MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH
Mengkudu bermanfaat dan berkhasiat memperkuat sistem kekebalan tubuh, mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik), menghambat pertumbuhan sel prakanker/tumor, serta dapat merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh. Sel T ini berperan penting dalam melawan penyakit.

                                 MENGKUDU MENORMALKAN TEKANAN DARAH
Mengkudu mengandung scopoletin yang berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah sehingga tekanan darah menjadi normal. Scopoletin dalam buah mengkudu berinteraksi sinergi dengan nutraceauticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan). Buah mengkudu yang telah diujikan pada hewan mampu menurunkan tekanan darah tinggi, namun tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal.

                                  MENGKUDU MENGHILANGKAN RASA SAKIT
Kandungan xeronine dalam mengkudu berperan dalam menghilangkan rasa sakit. Xeronine dalam mengkudu ini mampu menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak (tempat berawalnya rasa sakit).

                    MENGKUDU SEBAGAI ANTIPERADANGAN DAN ANTIALERGI
Senyawa scopoletin sangat efektif sebagai zat antiradang dan antialergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthitis, bursitis, car-pal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin. Sari buah mengkudu mampu menyembuhkan sakit punggung, sakit lutut (osteoarthritis), asma, radang sendi, dll.

                                       MENGKUDU SEBAGAI ANTIBAKTERI
Mengkudu mengandung bahan antibakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung, gangguan pencernaan. Buah mengkudu juga membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kemampuan tubuh menyerap vitamin, mineral dan protein.

                         MENGKUDU MENGATUR SIKLUS SUASANA HATI (MOOD)
Kandungan scopoletin pada mengkudu dapat mengikat serotonin. Serotonin adalah salah satu zat penting dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak. Serotonin berperan sebagai neutrotrcmsmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin. Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar, serta perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan migrain, pusing, serta depresi.

                                   MENGKUDU MENGATUR SIKLUS ENERGI TUBUH
Perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari utnuk pria penderita pembengkakan prostat. Sari buah mengkudu juga mampu memberi nutrisi yang dibutuhkan tubuh pada proses metabolisme.

 MENGKUDU SEBAGAIOBAT TRADISIONAL BERBAGAI MACAM PENYAKIT (OBAT HERBAL)
Mengkudu telah diyakini banyak orang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Herbal mengkudu sekalipun hanya satu tumbuhan tetapi mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit karena Konstituen-konstituen dalam buah mengkudu memiliki khasiat merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor. Fotokimia dalam mengkudu mempunyai spektrum yang sangat luas. Fitokimia-fitokimia tersebut bersinergi satu sama lain untuk menghasilkan khasiat penyembuhan yang menakjubkan.


BEBERAPA MASALAH KESEHATAN YANG DAPATDIATASI MENGGUNAKAN BUAH MENGKUDU
Sistem Pencernaan
Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah serta keracunan makanan.
Sistem Pernapasan
Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
Sistem Kardiovaskular
Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
Penyakit Kulit
Luka, luka bakar, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, radang pada kulit, borok pada kulit, dll masalah kulit.
Mulut dan Tenggorokan
Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
Gangguan Menstruasi
Sindrom pramenstruasi, siklus haid tidak teratur, nyeri saat haid.

Awet Muda

Sari buah mengkudu berfungsi sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
Penyakit Dalam
Diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan pada hormon tiroid.
Defisiensi Daya Tahan Tubuh
Penyakit virus Epsteinbarr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=Altered Energy Syndrome)
Continue Reading

manfaat keji beling

| 1komentar

Mengenal Herbal Keji Beling



                                                 Herbal Keji Beling

     Salah satu obat tradisional yang banyak kita jumpai di pekarangan rumah adalah tanaman keji beling. Tanaman ini dapat tumbuh baik di seluruh Indonesia. Umumnya herbal keji beling tumbuh liar. Banyak orang belum mengetahui manfaat tanaman ini. Oleh karena itu, ketika tanaman ini tumbuh subur di halaman langsung dibersihkan karena dianggap mengganggu tanaman lain atau tidak dianggap tidak indah. Berdasarkan uji klinis yang pernah dilakukan, beberapa tumbuhan diyakini bermanfaat sebagai solusi alami batu ginjal.
Tanaman keji beling (Strobilanthes crispus) adalah tanaman terna yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan ngikilo, enyah kilo, keci beling, picah beling.
Klasifikasi ilmiah keji beling
Divisi               :  Spermatophyta
Subdivisi        :  Angiospermae
Kelas              :  Dicotyledonae
Ordo              :  Solanales
Familia           :  Acanthaceae
Genus            :  Strobilanthes
Spesies           :  Strobilanthes Crispus
   
    Berdasarkan morfologi tanaman, keji beling dibagi menjadi bagian akar, batang, daun, dan bunga. Akar keji beling berbentuk akar tunggang dan serabut. Akar berwarna putih kekuningan. Fungsi akar untuk memperkuat berdirinya tanaman serta menyerap air dan unsur hara dari tanah.
Tanaman ini menyerupai rumput besar. Batang berbentuk bulat, beruas dengan diameter 0,2-0,7 cm. Batang berkulit ungu, memiliki bintik-bintik hijau pada saat masih muda, dan berubah menjadi cokelat setelah tua. Daun berbentuk bulat telur, pada bagian tepi bergerigi, serta berbulu halus. Panjang helaian daun adalah 2-5 cm berwarna hijau. Tanaman keji beling berbunga setelah dewasa. Bunga keluar pada waktu tertentu.
Tanaman ini berasal dari Mandagaskar, telah dikenal secara pasti untuk pertama kalinya oleh Thomas Anderson (1832-1870) yang mengkelaskan tumbuhan ini di bawah Spermatophyta (tumbuhan berbunga, gymnospermae)
Manfaat Herbal Keji Beling
Di Malaysia, daun tanaman ini telah digunakan secara tradisional untuk merawat kanker, kencing manis, serta digunakan sebagai agen diuretik.
Herbal Keji beling memiliki kandungan mineral sangat tinggi. Kalium 51%, Kalsium 24%, Natrium 24%, Ferum 1%, Fosfor 1%. Daunnya mengandung vitamin C, B1, B2 yang tinggi. Dari berbagai penelitian, diketahui tanaman keji beling mengandung zat-zat kimia antara lain : kalium, kalsium, natrium, dan asam silikat. Kalium berfungsi melancarkan kencing dan penghancur batu dalam empedu, gindal, dan kandung kemih. Natrium berfungsi meningkatkan cairan ekstra seluler untuk meningkatkan volume darah. Kalsiium berfungsi membantu proses pembekuan darah, juga sebagai katalisator berbagai proses biologi dalam tubuh serta mempertahankan fungsi membran sel. Sedangkan asam silikat berfungsi mengikat air, minyak, dan senyawa-senyawa non-polar lainnya.
Di bawah ini adalah manfaat herbal keji beling :
Mengobati Diare/Disentri
Rebus seluruh bagian tanaman selama 30 menit, setelah dingin airnya diminum.
Kencing Kurang lancar
Daun segar 25 gr direbus dengan dua gelas air selama 15 menit. Setelah dingin diminum sekaligus. Lakukan setiap pagi atau siang hari
Batu Kandung Kencing :
Segenggam daun keji beling dan 4 tongkol jagung muda direbus dengan 2 liter air sampai tersisa 1 liter. Setelah dingin airnya diminum, lakukan setiap pagi dan sore hari, masing-masing setengah gelas.
Batu Kandung Empedu
5 Lembar daun keji beling segar dan 7 lembar daun ungu segar, direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Menum saat hangat.
Batu Ginjal
Daun Keji beling 50 gr, meniran segar 7 batang, daun ungu 7 lembar. Direbus dalam 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Diminum setelah dingin, 3 kali 2/3 gelas sehari.
5 lembar daun keji belin, 5 lembar daun tempuyung, dan 6 buah tongkol jagung muda. Rebus dalam 5 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Diminum setalah dingin, 3 kali 2/3 gelas sehari.
Sembelit
½ genggam daun keji beling, direbus dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Diminum setelah dingin.
Wasir
20-50 gram daun keji beling segar direbus dalam 6 gelas air sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin diminum 3 kali 1 gelas per hari.
Atau bisa juga dengan dimakan sebagai lalapan setiap hari sebanyak 3 lembar.
Pantangan : Daging kambing atau makanan pedas.
Kencing manis
20-50 gr daun segar, direbus dalam 6 gelas air sempai tersisa 3 gelas. Setelah dingin diminum 3 kali 1 gelas per hari.
Tumor
Dimakan sebagai lalapan setiap hari sebanyak 3 lembar daun keji beling. Lakukan secara teratur.
Pantangan : Ikan asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alkohol, tape, limun, vitzin.
Diabetes Mellitus
Dimakan sebagai lalapan setiap hari sebanyak 3 lembar daun keji beling. Lakukan secara teratur.
Pantangan : Makanan manis.
Lever (sakit kuning)
Dimakan sebagai lalapan setiap hari sebanyak 3 lembar daun keji beling. Lakukan secara teratur.
Pantangan : Makanan berlemak.
Kolesterol Tinggi
Dimakan sebagai lalapan setiap hari sebanyak 3 lembar daun keji beling. Lakukan secara teratur.
Pantangan : makanan berlemak.
Maag
Dimakan sebagai lalapan setiap hari sebanyak 3 lembar daun keji beling. Lakukan secara teratur.
Pantangan : makanan pedas atau asam.
Kena ulat atau semut hitam
Gosokkan daun keji beling pada bagian yang gatal. Lakukan setiap 2 jam sampai sembuh.
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook
Continue Reading

khasiat daun pepaya

| 1komentar

DAUN PEPAYA



DAUN PEPAYA SEBAGAI RAMUAN OBAT TRADISIONAL

Daun pepaya yang berasa pahit ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Selain dapat dijadikan sayuran dan pakan ternak, daun pepaya juga berkhasiat mengobati penyakit antara lain influensa, maag, dyphteria (radang tenggorokan) serta mampu membantu wanita mencara orgasme. Berikut ini beberapa ramuan herbal daun pepaya untuk obat tradisional berbagai macam penyakit:




HERBAL DAUN PEPAYA UNTUK MENGOBATI INFLUENSA
Bahan
Daun pepaya muda                           3 lembar
Garam dapur                                    secukupnya
Gula merah                                      secukupnya
Cara Membuat
Tumbuk daun pepaya, peras dan ambil airnya, lalu campur dengan garam dan gula merah.
Minum 3 x 1 hari.


HERBAL DAUN PEPAYA UNTUK MENGOBATI DYPHTERIA (RADANG TENGGOROKAN)
Bahan
Daun pepaya muda                           10 gr
Perasan buah lobak                           5 gr
Perasan bawang merah                     5 gr
Asam lama                                      5 gr
Perasan buah pecut kuda                   5 gr
Air panas hangat-hangat kuku
Cara Membuat
Campur semua bahan
Gunakan untuk kumur


HERBAL DAUN PEPAYA UNTUK MENGOBATI MAAG
Bahan
Pupus daun pepaya                           5 gr  
Daun sruni putih                               10 gr
Daun pegagan                                  10 gr
Kencur diiris-iris                                5 gr
Sembung legi                                   5 gr
Air
Ramuan
Tumbuk semua bahan. Tambahkan air. Minum.


HERBAL DAUN PEPAYA UNTUK MEMUDAHKAN WANITA MENCAPAI ORGASME
Bahan
Adaspulosari                                     2 sendok makan
Telur ayam kampung                        1 butir
Merica hitam                                    3 butir
Daun pepaya                                    secukupnya
Madu asli                                         2 sendok makan
Ramuan
Tumbuk adaspulosari dan merica hitam, kemudian campur dengan kocokan kuning telur.
Tumbuk daun pepaya, peras dan ambil airnya. Kemudian dengan madu.
Campur semuanya, aduk hingga rata.
Minum saat mau tidur secara rutin.

Continue Reading
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RAMUAN OBAT TRADISIONAL - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger